Tampilkan postingan dengan label rabbit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rabbit. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Desember 2016

Pertumbuhan yang Menakjubkan

Sungguh menyenangkan melihat pertumbuhan terjadi di depan matamu.


Hari ini usia mereka tepat 7 hari. Aku belum memutuskan nama apa yang akan aku berikan meskipun aku sudah memikirkan beberapa nama.

Dulu mungkin aku tak menyadari bahwa hal yang disebut sebagai pertumbuhan merupakan hal yang menakjubkan, hingga aku kuliah dan tinggal jauh dari keluarga. Saat itu aku sadar, aku tak bisa menyaksikan pertumbuhan adikku yaitu bagaimana ia berubah dari anak-anak hingga remaja. Karena setiap kali kami bertemu pasti ada saja yang berubah dan aku tak melihat itu dari awal. Sungguh aku menyayangkan hal tersebut.

Kali ini, aku diberi kesempatan untuk merawat anak-anak berbulu yang imut ini. Aku selalu senang menyaksikan pertumbuhan mereka mulai dari lahir yang masih hanya kulit hingga tumbuh bulu yang halus. Kali ini pun aku tak sabar menyaksikan pertumbuhan-pertumbuhan yang lain.

Selasa, 13 Desember 2016

Kelahiran

Selasa, 13 Desember 2016

Subuh aku dibangunkan mama, bapak nelpon katanya bakal banjir pasang. Oke, dimulailah penyelamatan kelinci. Karena kalo dibiarkan mungkin dia akan tenggelam dalam kandangnya.
Keluarlah aku demi penyelamatan kelinci-kelinci dalam kondisi baru bangun dan tanpa kacamata. Itu adalah tindakan yang sepatutnya tak aku lakukan mengingat aku tak bisa melihat dalam jarak lebih dari 10cm. Hani aku temukan dalam keadaan ngamuk dipandangnya, kain ditarik-tarik, koran dicabik-cabik. Saat itu aku hanya berfikir dia lapar. Setelah aku pindahkan dia ke tempat yg lebih tinggi aku kasi makan.
Setelah itu aku kembali ke kamar dan melakukan hal yg tak penting sambil berencana untuk memindahkan Hani ke kandang yang lebih besar pagi nya. Kesalahan lainnya adalah harusnya aku ngeliat gejala-gejala dia sebelumnya yang selalu nyari tempat terpencil dan berusaha gali-gali lubang.
Sebelum sii adek pergi sekolah, mama teriak-teriak di luar kalo kelinci beranak. Oke, what?!
Aku keluar dengan semangat. Rupanya dia udah melahirkan dari sebelum aku pindahkan tadi. Anaknya mati satu di tempat sebelum aku pindahkan, entah dia terjatuh dari jeruji-jeruji kandang atau Hani memang keguguran aku pun tak tahu. Alhamdulillah, selamat tiga. Semoga yang tiga ini panjang umur dan aku berharap tak mengulangi kesalahan seperti ini maupun seperti sebelumnya. Mulai sekarang aku harus memikirkan nama yang bagus. Hehehe

Oh, dan ini Hani beberapa jam setelah melahirkan. Yah, suka-suka dia lah ya mau pose gimana aja XD