Senin, 27 Januari 2025

Penipuan Penjualan Minyak Goreng Online



Kali ini ingin berbagi pengalaman pribadi ketika ditipu ratusan ribu oleh oknum yang mengaku menjual minyak merk S*nco. Kala itu, adik saya menemukan website mereka ketika mencari di google karena kami butuh beli minyak dalam jumlah banyak dan langsung diantar ke tempat. Qodarullah malah ditipu.

Jujur ketika melihat situs mereka saat itu terkesan meyakinkan. Selain itu mereka juga memberikan invoice dengan logo dan alamat seolah-olah itu nyata. Tapi setelah uang ditransfer nomor hp yang diberikan tidak bisa dihubungi kembali.

Kejadian ini sudah beberapa tahun yang lalu tapi baru sempat menulis, yaiut pada Desember 2021. Di sini saya coba lampirkan bukti invoice dan chat setelah transfer.


Di atas dapat dilihat logo perusahaan, yaitu CV. Cipta Mandiri yang berada di Jawa Barat dengan nomor hp yang tercantum juga. 


Dan yang ini adalah bukti chat bahwa uangnya sudah ditransfer. Nama penerima tertera yaitu Susiati Ningwin dengan nomor rekengin BRI 010901025548538. Untuk link website nya qodarullah sudah ada lagi menyimpan karena sudah lama sekali. 

Sempat ingin melaporkan ke polisi tapi ini kasus penipuan online dan kami domisili di Sumatera sehingga memikirkan segala bentuk upaya yang mungkin harus dilaporkan maka adik saya memutuskan membiarkan saja.

Semoga dengan informasi ini keluar sekarang meskipun sudah bertahun-tahun yang lalu kejadian tetap bisa mencegah kejahatan-kejahatan lainnya untuk masa yang akan datang. 



Sabtu, 15 Juli 2023

Trip to Hong Kong

 Bismillahirrahmanirrahim. 

Kali ini aku ingin membagikan pengalamanku selama liburan ke Hong Kong selama 4 hari 3 malam. Semoga membantu ^^

Berhubung aku domisilinya di Riau, maka lebih mudah terbang dari Kuala Lumpur langsung ke Hong Kong selama 4 jam. Lumayan juga duduk 4 jam di pesawat. Kalo bisa dapat kursi di samping jendela. Pemandangannya yang jarang ditemui di Indonesia. 


Sesampainya di Hong Kong International Airport akan ada kereta penghubung menuju Arrival Hall. Di sini kita bisa beli sim card, bisa sholat juga, dan banyak transportasi umum ke kota. Karena sampai di Bandara pukul 11.00 waktu setempat, tujuan pertama aku dari Hong Kong International Airport adalah ke Ngong Ping Cable Car, jadi bisa lihat pemandangan kota dari atas. Kenapa? Karena jaraknya yang dekat dari Bandara. Jadi gak apa deh kita nenteng koper dan tas nya jalan-jalan sebelum check in hotel ya. Sebelum itu, bisa beli Octopus Card dulu di 7-11 ya, jangan kayak aku yang udah keburu keluar ke Bus Terminus ternyata di sana mereka gak jual Octopus Card. Kita tetap bisa naik transportasi umumnya dengan uang tunai, tapi mereka tidak ada kembalian. Jadi kalau uangnya berlebih ya gak akan dikasi kembaliannya.

Informasi mengenai transportasi umum nya bisa langsung terlihat saat keluar dari Arrival Hall. Tinggal ikutin harus naik bus nomor berapa dan mesti nunggu di mana. Btw tempat nunggu bus di sini kebanyakan cuma plang berdiri aja yang menyediakan informasi mengenai nomor bus dan jalur pemberhentiannya saja, gak ada atas untuk berteduh. Gak heran kalau melihat banyak wisatawan dan orang Hong Kong yang menggunakan payung di musim panas kayak sekarang. 

Sebelum masuk bus kamu harus tap Octopus Card atau bayar dulu sebelum duduk. Bisa pilih tempat duduk di lantai 2 jika ingin melihat pemandangan kota dengan lebih puas. Tetap perhatikan rute pemberhentianmu selama di bus ya. Bisa juga cek google maps jalur perjalanan yang kamu tempuh. 

Perjalanan dari Hong Kong International Airport aku menaiki bus nomor S1 dan akan turun di Tung Chung Station. Ketika pengumuman bahwa stasiun selanjutnya adalah tempat pemberhentian kita, jangan lupa menekan tombol stop yang ada di tiang sekitar kurai bus. Karena jika tidak ada penumpang yang akan naik atau tidak ada orang lain yang menekan tombol stop tersebut maka bus bisa tidak berhenti. 

Area tempat tiket Cable Car dibagi untuk yang baru mau beli di tempat dan yang sudah beli tiket online. Kalau kamu bisa beli duluan secara online aku sarankan beli duluan karena pengaruh harga dan juga tanpa antri yang lama. Aku sendiri membeli di tempat untuk satu kali pernjalanan bukan pulang pergi agar bisa melanjutkan perjalanan ke tujuan selanjutnya. Ada beberapa jenis cable car yang tersedia, dari yang standart, crystal, dan full glass, kamu bisa pilih sesuai selera atau yang cocok sama budget liburanmu ya. 

To be continue~



Senin, 12 September 2022

MELIHAT TETAPI TIDAK MELIHAT

Benarkah manusia cenderung melihat secara menyeluruh daripada melihat terpisah?
Hal ini dapat kita lihat dari Prinsip Gestalt. Prinsip Gestalt adalah teori yang menjelaskan proses persepsi melalui pengorganisasian suatu komponen-komponen yang memiliki hubungan, pola, dan juga kemiripan yang bersatu menjadi kesatuan.

Akhir-akhir ini saya merasakan bahwa saya melakukan hal tersebut.
Seperti hal nya yang pernah dijelaskan oleh Dosen Psikologi Keperibadian saya semasa kuliah bahwa hampir setiap mahasiswa pasti melewati gerbang utama minimal sekali. Tapi apakah ada yang bisa menyebutkan jenis bunga apa saja yang ada di kiri kanan jalan masuk ke fakultas? Atau warna bunga nya? atau setinggi apa bunga tersebut?
Ketika diajukan pertanyaan tersebut saya terdiam. Karena tepat sekali saya tak bisa menyebutkannya. Saya yakin saya melihat pekarangan itu setiap hari, saya melewati gerbang itu setiap hari. tapi saya tak benar-benar melihat.

Akhir-akhir ini pun saya mengalami hal serupa.
Hal ini membuktikan bahwa terkadang kita tak benar-benar memasukkan infromasi yang kita terima ke dalam lobus frontalis yang merupakan tempat memori atau ingatan jangka panjang berada.
Atau mungkin secara tidak kita sadari kita memang pilihi-pilih apa yang mau diingat atau tidak. Well, lebih tepatnya otak kita yang pilih-pilih memori mana yang disimpan dan mana yang dibuang.

Tapi pernah gak sih ngerasa kalo sebenarnya bermanfaat bila kita mencerna detail-detail dalam kehidupan kita? Mengutip dari salah satu tokoh detektif fiksi yang terkenal yang menyatakan bahwa,
"you see but you do not observed"

Fenomena ini makin saya sadari ketika saya membaca seri buku berjudul "I'd Tell You I Love You, But Then I'd Have To Kill You" dimana tokoh utama yang sedang menjalani sekolah untuk menjadi professional spy selalu menghitung berapa jumlah jendela gedung yang ia lewati. Atau ketika ia bisa mendeskripsikan orang yang ia lihat di jalan secara akurat. Hal ini tentunya membuat saya bertanya kenapa saya tidak pernah menyadari baju apa yang dipakai oleh teman saya padahal saya sudah menghabiskan waktu bersamanya selama sekian jam?

Dan tentunya hal ini bisa dilatih jika kita mulai membiasakan diri. Jadi saya mencoba mendeskripsikan apa yang saya lihat saat saya berjalan, saat saya kumpul dengan teman-teman, atau ketika saya sendiri dalam ruangan. Namun tentunya hal ini tidak selamanya bisa dilakukan ketika kita sedang tidak fokus dan hari-hari hanya berlalu tanpa menyimpan informasi yang penting.

Senin, 22 Agustus 2022

Sebuah Mimpi

Topik kali ini akan membahas tentang apakah posisi mu sekarang adalah posisi yang kau impikan 5 tahun yang lalu? Atau 10 tahun yang lalu.

Kemudian, pertanyaan tentang apakah ini kehidupan yang patut ku jalani? Seolah-olah ada jawaban benar atau salah dari pertanyaan tersebut.

Kita berharap semoga Sang Pemilik Langit dapat menunjukkan dengan gamblang apa yang terbaik untuk kita. Padahal kehidupan tidak seperti itu. Banyak hal-hal yang tidak terlihat mata. Bahkan mungkin satu dekade kemudian baru terjawab apa hikmah dari hal-hal yang telah menimpa kita sebelumnya.

Pernahkah kau bersyukur atas apa yang kau miliki saat ini?

Lalu pernah kah kau berada di fase ketika, 'oh ternyata yang ku inginkan tidak semenyenangkan yang ku fikir kala itu.'

Well, aku berada di puncak itu.

Kata-kata yang selalu ku ulang pada teman-temanku lebih dari 10 tahun yang lalu telah dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Bijaksana. Namun sayangnya aku yang sekarang tidak memiliki semangat yang sama dengan diriku pada fase remaja akhir saat itu. Aku yang sekarang sedang terseok-seok dengan harapan yang ku tanamkan kala aku tumbuh dan ingin bersinar.

Lalu, muncul pertanyaan. Bagaimana jika ku lepaskan semua ini dan menjalankan kehidupan yang lebih damai? Apakah ada jawaban dari pertanyaan ini? Apakah boleh aku melepaskan apa yang sebenarnya diinginkan banyak orang? Lagi-lagi tak ada jawaban yang benar.

Berkali-kali dalam hidup aku mempelajari bahwa aku harus berhati-hati terhadap apa yang ku inginkan. Dan sekarang aku mempertanyakan apakah yang ku inginkan saat ini adalah jalan yang benar untuk ditempuh?

Senin, 27 Juni 2022

Why am I living like this?

 Kenapa aku hidup seperti ini?

Pertanyaan yang akhir-akhir muncul setiap malam, setiap pagi.

Seolah-olah aku gak punya kontrol atas kehidupan yang ku jalani.


Hal ini tidak semerta-merta membuatku tak tahu arti hidup atau kenapa aku dilahirkan.

Tapi mempertanyakan pilihan yang ku buat setiap pagi.

Ke mana aku harus melangkah.

Pakaian apa yang ku kenakan.

Perasaan ku pagi ini.

Apa yang ku konsumsi.

Siapa yang ku jadikan teman.

Dan bagaimana aku akan mengakhirkan hari.

Lagi-lagi semuanya serasa tak berarti.




Senin, 20 Desember 2021

Kehilangan

​Ketika kehidupan makin berat. 

Di sini aku kembali. 

Berbagi pada dunia yang tak mengenalku. 

Dunia yang tak ku lihat secara langsung. 

Dunia dibalik layar. 


Pernah ku baca satu kutipan. 

“Kau tak akan pernah benar-benar mengerti arti kehilangan sampai kau mengalaminya.”

Dan kini kutipan itu terus-terusan terngiang di kepalaku. 

Menjadi pengingat bahwa yang pergi tak akan kembali. 

Bahwa aku dipaksa untuk berdamai dengan keaadaanku. 

Dipaksa untuk menerima apa yang menimpaku. 

Meskipun hati ku ingin meronta protes pada keadaan. 

Tapi Allah lebih tau. 

Dan apa lah aku di muka bumi ini. 

Selasa, 01 September 2020

Kurang Bersyukur

Faktanya, kita cenderung lupa bahwa rezeki itu tidak hanya dalam bentuk uang. Bukan berarti aku men-generalisasi-kan bahwa semua orang merupakannya. Tapi aku yakin bahwa kebanyakan kita begitu, termasuk diriku sendiri. Sering kali hal ini perlu diingatkan, entah itu dalam bentuk teguran dari postingan akun-akun dakwah di instagram atau dari vidio-vidio ceramah yang kita temukan di youtube. 

Tak ayal pula, kita lebih mudah mengucapkan 'Alhamdulillah' ketika mendapatkan rezeki dalam bentuk uang. Namun kita jarang mengucapkan kalimat yang mulia itu untuk hal lain. Dan kita pun lupa untuk bersyukur karena tak semua orang yang mendapatkan uang akan mengucapkan 'Alhamdulillah'.

Bagiku butuh waktu dua tahun untuk mensyukuri satu nikmat yang telah Allah berikan bagiku. Prosesku hingga mengenal manhaj salaf jelas bukan kebetulan belaka. Sungguh semua telah Allah takdirkan termasuk atas orang-orang yang hadir dalam hidupku selama perjalanan hijrahku ini. Apa yang ku pikirkan sekarang jelas tak ku rasakan dua tahun yang lalu. Seolah-olah semua itu adalah proses yang wajar.

We shouldn't take for granted people around us. Mereka hadir dalam hidup kita adalah anugrah yang Allah berikan. Someone said it could be a lesson or a blessing. So, aku menyadari bahwa ternyata aku sampai ke jalan ini bukan karena kemampuan ku sendiri. Tapi karena Allah kirimkan orang-orang yang mengarahkan aku ke jalan ini. Sungguh rasa haru merasuk jiwa ketika perasaan itu sampai ke dada. Teman-teman yang patut ku jaga, teman-teman yang harus ku perjuangkan hingga bisa bertemu kembali di surga-Nya.

Mulai dari sini, aku harus belajar untuk mensyukuri hal-hal lain yang lebih berharga daripada sekedar uang. Hal-hal yang mungkin kita anggap biasa. Dengan memahami hal ini ku sadari aku harus memandang dunia dengan cara yang berbeda, dengan persepsi baru yang bisa membuatku mensyukuri banyak hal. 

Kamis, 06 Agustus 2020

Selasa, 28 Juli 2020

Set Your Priority

Hidup ini gak melulu main-main.
Gak serba haha-hihi.
Bukan bercandaan.
Bukan pula sekedar mimpi gak berarti.

Tak perlu khawatirkan apa-apa yang sudah ditetapkan oleh-Nya.
Bukankah surga itu yang paling utama untuk digapai?
Tak kan kau capai kecuali dengan rahmat-Nya.

Lalu pertanyaanya,
Seberapa besar kau ingin surga itu menjadi masa depanmu?


Jumat, 16 Agustus 2019

Untukmu yang Lagi Sedih

"Karenanya seorang di atas muka bumi ini harus sadar bahwasanya dia diciptakan untuk diuji oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Maka semua orang diuji. Tidak ada seorang pun yang tidak diuji oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Dan kita tahu semua orang pernah bersedih atau sebagian mereka sedang bersedih. Tidak ada yang pernah luput dari kesedihan, dengan ujian yang macam-macam.
Ada orang yang diuji dengan harta : ekonomi yang sulit, dengan hutang / dililit hutang.
Ada orang yang diuji dengan badannya : cacat atau sakit-sakitan atau tubuh yang tidak sempurna.
Kemudian juga ada yang wanita diberi kesedihan karena bertahun-tahun sudah menikah tidak memiliki anak. Sementara wanita yang lain juga sedih memiliki anak yang banyak tapi selalu menyusahkan dia (nakal), merepotkan dia.
Sebagian wanita terus menangis, sudah mencapai usia tua tidak mendapatkan suami, sementara banyak wanita yang menangis mendapati suami yang selalu menyesakkan hatinya, selalu memukulnya, selalu menyedihkannya.
Demikianlah namanya ujian beraneka ragam menimpa satu dengan lainnya.

Tonton kajian lengkapnya. 

Selasa, 13 Agustus 2019

BACK TO ROUTINE

Pernahkan menyadari ternyata kita bangun tidur untuk melakukan apa yang kita lakukan pada hari sebelumnya. Lalu dengan sadar menyadari pula bahwa jadwal untuk beberapa hari ke depan akan sama dengan hari ini. Hal ini lah yang sering disebut dengan pekerjaan. Lalu pertanyaannya adalah, "Untuk apa semua rutinitas itu? Untuk apa aku melakukan hal yang ku lakukan semalam lagi?"

Seorang teman pernah menanyakan hal yang dalam sekali. Ia bekerja berjam-jam dalam sehari. Jarang sekali pulang ke rumah, apalagi libur. Jangankan waktu untuk keluarga, waktu untuk diri sendiri pun susah didapatkan. Kemudian ia bertanya, "Apa sebenarnya yang ku kejar dengan semua pekerjaan yang ku lakukan? Untuk apa semua ini?"

Apabila kita mau melihat secara objektif maka itu lah bagian dari kehidupan di dunia. Setiap orang melakukannya. Setiap orang punya rutinitasnya masing-masing. Apakah setiap orang menanyakan hal yang serupa? 

Dengan semua kenormalan ini maka muncul pertanyaan yang paling penting. "Apakah semua rutinitas yang kita lakukan setiap hari dari bangun tidur hingga tidur kembali akan bermanfaat bagi kita di akhirat kelak?" 

Bersyukurlah akan pertanyaan yang muncul tersebut karena tak semua orang menyadarinya. Lalu setelah pertanyaan tersebut muncul apakah hanya sampai di situ? Tentu tidak. Inilah masa meninjau ulang tiap detik waktu yang telah kita lakukan.

Bila yang kita lakukan telah bernilai ibadah maka sebaiknya kita 
fokus bagaimana agar amal tersebut dicintai oleh Sang Khaliq. Bila yang kita lakukan murni hanya mencari dunia dan tak bernilai apa-apa di mata Allah, maka sebaiknya kita bertaubat dan memperbaiki diri. Dan saya pun termasuk hamba yang perlu muhasabah diri. Sungguh dunia ini tak lebih baik dari bangkai kambing.

Minggu, 11 Agustus 2019

PILIHAN KARIR SETELAH LULUS SMK/MAK

Perencanaan Karir Masa Depan

Pekerjaan tidak serta merta merupakan karir. Karir adalah suatu pilihan profesi atau pekerjaan yang menjadi tujuan bagi seorang individu. Karir juga dapat diartikan sebagai perkembangan dari perjalanan kehidupan kerja seseorang yang digeluti secara serius dan ditingkatkan semaksimal mungkin.
Perencanaan karir adalah suatu aktivitas atau kegiatan yang dilakukan secara terarah dan terfokus dengan berdasar kepada pada potensi (minat, bakat, keyakinan, nilai-nilai) yang kita miliki untuk mendapatkan sumber penghasilan yang memungkinkan kita untuk maju dan berkembang baik secara kualitas (hidup) maupun kuantitas (kesejahteraan). Poin penting dalam perencaan meliputi:
  1. Menyadarkan diri sendiri terhadap peluang-peluang, kendala-kendala, pilihan-pilihan, dan konsekuensi yang akan dihadapi.
  2. Mengidentifikasi tujuan-tujuan hidup terutama yang berkaitan dengan karir
  3. Penyusunan program pendidikan, keterampilan dan pengalaman-pengalaman yang bersifat pengembangan dalam meraih tujuan karir.

Prospek Karir Kelompok Peminatan di SMK/MAK

Pendidikan di SMA/MAK merupakan pendidikan untuk menyiapkan peserta didik menjadi manusia dewasa yang mampu hidup di masyarakat. Kemandirian tersebut didasarkan pada kematangan pemenuhan potensi dasar umum, bakat, minat, dan keterampilan pekerjaan atau karir. Kurikulum SMK/MAK memberi kesempatan bagi peserta didik untuk memilih kelompok mata pelajaran program keahlian, lintas mata pelajaran dan pendalaman mata pelajaran program keahlian tertentu sesuai dengan kemampuan, bakat, minat, dan kecenderungan pilihan masing-masing peserta didik.

BIDANG KEAHLIAN

1. TEKNOLOGI DAN REKAYASA


  • Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi keahlian dalam teknik sepeda motor, teknik pemesinan, teknik pengelesan, teknik gambar bangunan, teknik instalasi listrik, teknik konstruksi kayu atau baja, pemesinan pesawat udara, kimia analis, produksi grafika, kontrol mekanik, perkapalan, perminyakan, dsb
  • Lanjut D3 atau S1
  • Bidang kerja sebagai operator/teknisi serta usaha mandiri.

2. TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
  • Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi RPL, Teknik Jaringan, Multimedia, Animasi, Penyiaran, Teknik Produksi, dsb. 
  • Lanjut D3 atau S1
  • Bidang kerja sebagai operator/teknisi
3. KESEHATAN
  • Menghasilkan lulusan yang yang memiliki pengetahuan dalam bidang kesehatan seperti Analisis Kesehatan, Farmasi, Keperawatan, dsb.
  • Lanjut D3 atau S1 
  • Prospek bekerja sebagai Asisten Perawat dan Asisten Apoteker
4. ARGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI

  • Menghasilkan lulusan yang memiliki kecakapan kerja dalam bidang keahlian sesuai dengan kompetensi berupa Holtikultura, Perkebunan, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, dsb.
  • Lanjut D3 atau S1
  • Prospek bekerja sebagai operator/teknisi atau melakukan usaha mandiri.
5. PERIKANAN DAN KELAUTAN
  • Menghasilkan lulusan yang memiliki kecakapan kerja dalam bidang keahlian sesuai dengan kompetensi berupa nautika, teknik kapal niaga, budidaya perikanan, budidaya rumput laut, dsb.
  • Lanjut D3 atau S1
  • Prospek bekerja sebagai operator/teknisi atau melakukan usaha mandiri.

6. BISNIS DAN MANAJEMEN
  • Menghasilkan lulusan dengan kecakapan kerja dalam bidang Administrasi Perkantoran, Akuntasi, Pemasaran, dsb. 
  • Lanjut D3 atau S1 
  • Prospek bekerja sebagai operator, tenaga pemasaran, tenaga pembukuan, dsb.
7. PARIWISATA
  • Menghasilkan lulusan dengan kecakapan dalam hal Akomodasi Perhotelan, Tata Boga, Bisnis Perjalanan, dsb.
  • Lanjut D3 atau S1
  • Prospek bekerja sebagai Operator, Juru Masak, Desainer, dsb.
8. SENI DAN KERAJINAN
  • Menghasilkan lulusan yang memiliki kecakapan kerja seusai dengan kompetensi keahlian seperti melukis, seni rupa, kria (kayu, kulit, logam, tekstil), dsb.
  • Lanjut D3 atau S1
  • Prospek bekerja sebagai Seniman atau Pengrajin, serta usaha mandiri.

Prospek Karir Setiap Mata Pelajaran

  • Bakat merupakan potensi dasar yang dibawa sejak lahir dan diwujudkan dalam bentuk kemampuan khusus yang menonjol. Bakat tidak dipengaruhi oleh faktor dari luar.
  • Minat merupakan kecenderungan untuk menyukai terhadap suatu bidang atau kegiatan tertentu. Minat banyak dipengaruhi oleh lingkungan.
  • Minat dan bakat mempunyai hubungan yang erat, sesuatu yang dikerjakan karena bakat pasti ada kecenderungan minat yang besar. Sebaliknya, setiap minat belum tentu bakat.

BIDANG MATA PELAJARAN

1. PENDIDIKAN AGAMA
  • Mampu menguasai ilmu agama dan menyampaikannya 
  • Prospek bekerja sebagai Guru Agama
2. OLAH RAGA
  • Menguasai dan kompeten dalam bidang olah raga tertentu 
  • Prospek bekerja sebagai Atlit 
3. KESENIAN
  • Menguasai teknik kesenian daerah tertentu
  • Prospek bekerja sebagai seniman
4. KETERAMPILAN (BOGA)
  • Mampu mengelola kue, roti, minuman atau menyajikannya. Mampu menyusun menu tepad dan bergizi 
  • Prospek bekerja sebagai Asisten Juru Masak, Pembantu Ahli Gizi, Penyuluh Gizi, dsb.
5. MATEMATIKA
  • Mampu menguasai ilmu sains dan penerapannya dalam dunia kerja/usah 
  • Prospek bekerja sebagai Peneliti, Dosen, dsb.
6. KOMPUTER / TIK
  • Mampu menguasai bidang komputer (hardware dan software) serta aplikasinya. 
  • Prosper bekerja sebagai Dosen, Peneliti, Programer, Konsultan IT, dsb.
7. EKONOMI
  • Mampu menguasi bidang ekonomi, baik makro maupun mikro 
  • Prospek bekerja sebagai Dosen, Peneliti, Auditor, Manajer, dsb.
8. BIOLOGI
  • Mampu mengelola sumber daya hayati untuk kesejahteraan hidup manusia. 
  • Prosepek bekerja sebagai Dosen, Peneliti, Pengawas Industri Makanan, dsb.
9. FISIKA
  • Mampu mempelajari kumpulan pengetahuan analisis dari fakta-fakta empiris tentang sistem fisis alam
  • Prospek bekerja sebagai Peneliti, Dosen, BUMN, Aneka Industri, Konsultan, dll.
10. KIMIA
  • Mampu menghasilkan temuan baru yang strategis dalam perkembangan ilmu kedokteran, farmasi, dll.
  • Prospek bekerja sebagai Dosen, Peneliti, Karyawan BUMN, Konsultan, Aneka Industri (kimia, farmasi, makanan/minuman), dll.
Sumber:
Mastur., & Triyono. (2014). Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling Bidang Bimbingan Karier. Yogyakarta: Paramitra Publishing.

How to be Happy


Am I weird?
I love watching this haha
To know and to understand is different.
- Doctor John

Pada Gelap Malam

Gelap yang datang tak menjadi penghalangmu untuk berkarya.
Gelap yang datang tak mampu jadi tempatmu untuk beristirahat.
Kau tak mampu menghentikan pikiranmu berkelana.
Di antara gelapnya malam, di antara sunyinya kehidupan.
Kau masih saja terjaga.
Menunggu kantuk menyergapmu, berharap kau menyerah padanya.

Sabtu, 10 Agustus 2019

Idul Adha 1440 H


Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 H.


تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ
(Semoga Allah menerima amalan kita semua)

Photo by : @nissaazta
Edit by : @putriazolla

Sabtu, 03 Agustus 2019

Sudah Lama Tidak

Apa kabar tulisan?
Apa kabar ide? 

Akhir-akhir ini terasa bahwa sekedar hobi menulis tak kan selalu berakhir dengan tulisan. Bak kata salah satu penulis di akun media sosial-nya bahwa menulis itu harus dipaksa meskipun satu hari hanya bisa menghasilkan satu paragraf. Dan ternyata tepat sasaran banget.
Salah satu hal yang sia-sia itu ketika aliran cerita mengalir dikepala lalu hilang begitu saja karena tak segera diabadikan dengan tinta-tinta pena.

Minggu, 28 Oktober 2018

Ketika Menulis Terasa Berat

Aku teringat masa kecil ku dulu yang pernah menulis kisah yang mirip banget dengan kisah Si Bawang Putih dan Si Bawang Merah. Ku pikir aku punya bakat menulis tapi setiap mencoba menulis tak pernah selesai, entah itu karena aku bosan dalam prosesnya atau bakat yang ku kira ku miliki itu memang tak pernah ada.

Well, sekarang aku menyadari suatu hal yang lebih penting. Mengenai esensi dari manusia. Pertanyaan seperti, 'untuk apa manusia diciptakan?'. Ku rasa aku pernah tahu sebelumnya tapi tak terlalu mengindahkan makna nya.

"Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku."Adz - Dzariyaat : 56

Arti ayat itu cukup jelas mengenai kenapa manusia ada di bumi sehingga jelaslah seharusnya setiap hal yang dilakukan hanya dilakukan untuk beribadah kepada Allah Sang Pencipta. Lalu bagaimana dengan menulis? Ya, termasuk dengan menulis. Aku menyadari bahwa apapun yang ku tulis seharusnya dilakukan hanya untuk beribadah kepada Allah. Aku pun menyadari bahwa setiap yang ku tulis akan dihisab di akhirat kelak, bahkan mungkin hanya sebuah (.) titik yang tidak sengaja ku tinggalkan di kolom komentar. Lalu, bagaimana kau bisa mempertanggung-jawabkan tulisan-tulisan lain yang mungkin tidak di ridhai oleh Allah?

Selain itu, ku jumpai sebuah hadis yang artinya :

"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam."(HR. Bukhari)

Aku menyadari bahwa apapun yang ku tulis harusnya yang baik-baik. Aku menyadari dengan keterbatasan ilmu yang dimiliki hingga tak bisa menentukan apa yang baik dan apa pula yang buruk untuk di tulis. Harapannya dengan tulisan ini kita semua mampu lebih banyak belajar untuk menjadi seorang individu yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Dan semoga kita termasuk orang-orang yang selalu memohon taubat. Aamiin.

Senin, 30 Januari 2017

Pada Malam dan Angin Ribut

Hai malam.
Aku sedang gundah.
Di saat seperti ini menorehkan kerisauan hati pada secarik kertas seperti melihat laut dari pinggir pantai pada sore hari.

Wahai malam...
Aku sedang memikirkan seorang teman tapi tak mampu sampaikan rasa karena dia memilih pergi.
Tak pula ia memberikan penjelasan untuk meringankan beban hatiku.

Pada angin ribut di luar sana.
Mungkinkah kau mengetahui isi hatiku?
Mungkin pulakah dia menyadari kekhawatiranku?
Bisakah kau sampaikan kerisauan ku padanya?
Meskipun aku tak kan pernah menerima jawaban.

Jumat, 06 Januari 2017

Khayalan

Gadis itu membayangkan sebuah kehidupan yang baru. Kehidupan yang terasa manis dan mendebarkan, penuh asmara dan rindu. Ia melihat dirinya berada di kota yang selalu ia impikan, dengan penuh senyum di wajah ia bercerita pada sahabatnya. Mengandaikan bahwa itu hanya rahasia kecil antar sepasang kekasih dan antar keluarga. Tapi kemudian ia mengubah bayangannya, kisah itu tidak boleh dalam bentuk rahasia karena akan tidak menyenangkan. Ia menceritakan kehidupan barunya dengan penuh semangat. Bagaimana rasa yang ia kira akan berlalu menjadi cinta yang ia dambakan dan bagaimana ia berbahagia oleh cinta itu. Ia pun menceritakan betapa cinta itu telah menyebabkan rindu yang berkepanjangan karena harus terpisah oleh jarak. Namun layaknya suatu kisah, tak pernah benar-benar ada kebahagiaan abadi. Ketika fakta itu menghantamnya, ia memutuskan untuk menghentikan khayalannya.